Jl. Niaga XI No.19 Komplek Perdagangan, Karang Tengah, Tangerang
0821 9090 8209

Akupunktur- Bekam

Cara Mengobati Jerawat dengan Terapi Akupuntur

Cara mengobati jerawat dengan terapi akupuntur bisa mengurangi masalah yang terjadi pada kulit tubuh. Jerawat merupakan gangguan yang terjadi di bagian kulit karena produksi sebum berlebih. Minyak yang ada di kulit secara berlebihan mampu menyebut bagian pori-pori dan bisa memunculkan jerawat.

Cara Mengobati Jerawat dengan Terapi Akupuntur

  1. Gejala Jerawat

Timbulnya jerawat di bagian kulit tertentu yang ada di tubuh biasanya akan memunculkan adanya beberapa gejala. Adapun untuk gejala paling umum yang bisa memicu timbulnya jerawat sebagai berikut:

  • Terasa gatal di bagian benjolan
  • Benjolan berubah warna kuning atau kemerahan
  • Pada benjolan kecil bisa muncul di permukaan kulit
  • Timbul sensasi terbakar atau panas karena jerawat mengalami peradangan
  • Jerawat bisa menimbulkan peradangan saat disentuh ataupun dipecahkan dengan memaksa. Apabila jerawat sudah terjadi peradangan biasanya akan menimbulkan masalah seperti papula, pustula, nodul, dan kista.

Baca Juga: (Cara Mengobati Biduran dengan Terapi Akupuntur)

  1. Penyebab Jerawat

Pada saat jerawat memiliki beberapa gejala ketika timbul di permukaan kulit. Ternyata juga terdapat faktor penyebab yang membuat jerawat tersebut muncul secara tiba-tiba. Adapun untuk faktor penyebab timbulnya jerawat sebagai berikut:

  • Bakteri propionibacterium acnes yang terus mengalami perkembangan, menjadi penyebab peradangan dan mampu menyumbat bagian folikel rambut
  • Kulit memproduksi minyak berlebih sebagai zat yang dihasilkan oleh kelenjar minyak supaya membuat kulit tidak terasa kering
  • Faktor genetik dari keturunan
  • Penyumbatan di bagian folikel rambut dari hasil campuran sebum dan sel kulit mati
  • Hormon androgen yang berlebihan ataupun terjadinya perubahan hormon ketika telah memasuki masa menstruasi
  • Penyumbatan folikel yang bisa memunculkan komedo putih atau hitam dan membengkak ketika berada di luar
  • Stress yang berpengaruh terhadap pola hidup setiap orang dan menimbulkan jerawat
  • Penggunaan kosmetik yang tidak cocok terhadap kulit.
  1. Pengobatan Jerawat Melalui Teknik Akupuntur.

Cara mengobati jerawat dengan terapi akupuntur yang tepat dengan memanfaatkan jarum. Langkah mudah untuk terapi akupuntur ini menjadi pengobatan dengan menggunakan jarum yang halus dan tipis. Jarum tersebut akan ditusukkan pada beberapa titik akupuntur guna mengatasi masalah jerawat.

Hal ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi hormon yang bisa memicu masalah pada kulit tubuh. Pada saat jarum akupuntur tersebut ditusukkan di bagian wajah guna mengatasi jerawat. Maka, jarum bisa menimbulkan adanya mikro trauma di bagian kulit wajah yang nantinya bisa mengaktifkan kembali untuk memproduksi kolagen yang baru.

Terlebih, di area wajah yang sering memunculkan jerawat bisa dikurangi dan dihilangkan hanya dengan teknik terapi akupuntur. Terapi akupuntur bisa membantu dalam meregulasi hormon yang ada di dalam tubuh dan mengurangi terjadinya iritasi.

Poin ini tentunya sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit supaya tidak mudah memunculkan jerawat. Terapi akupuntur ini bisa digunakan oleh semua orang, tanpa terkecuali salah satunya untuk menghilangkan jerawat.

Penggunaan teknik akupuntur bisa dijadikan sebagai terapi kecantikan yang dapat dilakukan secara rutin. Dalam penerapannya sendiri bisa dijalankan untuk setiap minggu dalam jangka waktu 6 bulan secara berturut.

Apabila terapi akupuntur tersebut sudah selesai dilakukan, sekali dalam satu bulan sebaiknya mengontrolkan kondisi kulit wajah. Dengan demikian, bisa diketahui bagaimana kondisi wajah yang mengalami jerawat dan bisa menimbulkan gangguan ketidaknyamanan pada kulit. Hal ini tentunya memberikan dampak terhadap kesehatan kulit karena iritasi dari jerawat.

Apabila menjalankan terapi akupuntur untuk kecantikan, maka adanya jarum tersebut ditusukkan ke sejumlah area yang mengalami masalah jerawat. Cara mengobati jerawat dengan terapi akupuntur sebenarnya tidak menimbulkan rasa sakit. Pada saat jarum ditusukkan rasanya tidak jauh berbeda ketika digigit oleh semut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *